Sertifikasi IT

 


Halo semuanya, kita bertemu lagi di blog ke 4 saya. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang Sertifikasi IT. Kita akan mempelajari apa itu sertifikasi dan apa bedanya dengan sertifikat, perbedaan sertifikasi profesi dan profesional, tujuan dan manfaat sertifikasi IT, dan contoh contoh dari sertifikasi IT itu sendiri. 
 
Materi ini sangat penting untuk kita ketahui sebelum kita terjun langsung ke dunia kerja, mengingat persaingan di dunia kerja khususnya dunia IT sangatlah luas dan kompetitif. dengan kita mengetahui tentang sertifikasi profesi IT diharapkan kita mempunyai bekal untuk bersaing dan bisa survive di tengah kompetitifnya persaingan tersebut.
 
Sertifikat dan Sertifikasi
 
Sertifikat dan sertifikasi seringkali di sama artikan, memang keduanya ini memiliki kemiripan di mana keduanya merupakan pembuktian atau validasi dari suatu hal yang kita miliki. Namun, terdapat pembeda di antara keduanya. 
  
Sertifikat merupakan pembuktian atau validasi bahwa seseorang mengikuti suatu kegiatan sedangkan sertifikasi merupakan pembuktian atau validasi yang di berikan suatu lembaga kepada seorang individu yang menandakan individu tersebut menguasai suatu kompetensi tertentu dan telah lulus dalam tes terkait kompetensi tersebut. 
 
Sertifikasi profesi merupakan suatu validasi mengenai kompetensi seseorang dalam profesi yang dia tempuh. Sertifikasi profesional merupakan pengakuan terhadap kompetensi yang dimiliki terhadap bidang keilmuan yang lebih sempit atau spesifik.

Pentingnya sertifikasi

Sertifikasi semakin menjadi kebutuhan utama dalam dunia profesional yang kompetitif saat ini. Di tengah perkembangan industri dan teknologi yang pesat, sertifikasi memberikan bukti konkret atas kompetensi, keterampilan, dan pengetahuan seseorang dalam bidang tertentu. Lebih dari sekadar penghargaan simbolis, sertifikasi menunjukkan standar keahlian yang diakui secara global, yang tidak hanya meningkatkan kredibilitas individu, tetapi juga membuka peluang karier yang lebih luas dan prestise di mata industri. Agar lebih memudahkan dalam pembahasan saya membaginya menjadi 5 bagian, sebagai berikut:
  1. Sertifikasi membantu pengusaha mengisi posisi terbuka 
    Alasan yang pertama adalah Sebanyak 93% "Manager" mengatakan mencari IT Profesional yang tepat untuk mengisi lowongan kerja merupakan tantangan terbesar.
    Yang kedua Sertifikasi membantu membuktikan bahwa seseorang memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk menyelesaikan pekerjaan. Dan Sertifikasi memudahkan untuk menemukan IT Profesional yang tepat. Dengan memasukkan sertifikasi IT sebagai requirement dalam lowongan kerja, manager dapat mengurangi jumlah resume "unqualifued" yang masuk.
     
  2. Meningkatkan kredibilitas
    Alasan yang kedua adalah Karena karyawan yang bersetifikat akan lebih percaya diri, lebih berwawasan luas, bekerjanya akan lebih cepat dan cekatan, dapat diandalkan, dan tampil di level yang lebih tinggi.
     
  3. Menjadi indikasi bahwa karyawan tersebut hebat
    Karena manager mengakui bahwa staff yang bersertifikasi bekerja lebih terampi, berpenghasilan lebih, dan lebih banyak mendapat pengakuan dibandingkan dengan staff yang tidak bersertifikat. Dan berdasarkan perspektif sebagai seorang atasan.
     
    • Sebanyak 90% setuju bahwa individu yang bersertifikasi IT lebih memungkinkan untuk dipromosikan daripada yang tidak bersertifikasi.
    • Sebanyak 89% menganggap individu yang bersertifikasi IT cenderung perform lebih baik daripada individu yang tidak bersertifikasi IT dalam pekerjaan yang sama.
    • Sebanyak 89% percaya bahwa individu yang bersertifikasi IT cenderung akan bertahan lebih lama dengan organisasi mereka daripada individu yang tidak bersertifikasi IT.
    • Sebanyak 88% mengatakan bahwa pegawai yang bersertifikasi IT diberikan rewards (bonus dan kenaikan gaji) untuk mendapatkan sertifikasi IT.
     
  4. Perusahaan mencari yang bersertifikasi 
    Karena seorang manager semakin menyadari dari betapa pentingnya sertifikadi IT. Sebanyak 94% manager HR berekpetasi sertifikasi IT akan tumbuh terus kedepannya.

  5. Pelatihan sendiri belum cukup
    Dikarenakan manajer setuju bahwa anda memerlukan Sertifikasi untuk memvalidasi keahlian anda. 88% manajer percaya bahwa hal ini penting untuk diuji setelah pelatihan/training untuk mengonfirmasi ilmu pengetahuan yang didapat. Sebanyak 98% sumber mengatakan setidaknya beberapa manfaat khusus sertifikasi daripada pelatihan sendiri antara lain:
    • Validasi pengertahuan/keterampilan yang baik.
    • Meningkatkan nilai/kredibilitas pelatihan.
    • Meningkatkan pengetahuan
    • Demonstrasi kemampuan
    • Ketrampilan dan pengetahuan untuk jangka waktu yang lama
     
Keuntungan sertifikasi
Berikut beberapa manfaat atau keuntungan yang akan kita dapat jika mendapat sertifikasi:
  1. Sertifikasi IT membuat anda terpisah dari kandidat yang bersaing di pasar kerja yang kompetitif.
  2. Mendapatkan sertifikasi IT (yang terbaru) membuktikan kemampuan anda saat ini dalam bidang yang perubahannya sangat cepat.
  3. IT Profesional bersertifikasi mendapatkan gaji yang lebih tinggi daripada yang tidak bersertifikat.
  4. IT Profesional bersertifikasi mendapatkan rasa hormat dan kredibilitas diantara rekan kerja dan atasan.
  5. Berkorban waktu dan sumber daya untuk mendapatkan sertifikasi membuktikan dedikasi anda terhadap karir IT anda.
  6. IT Profesional bersertifikasi mendapatkan akses ke komunitas profesi sejenis dan memungkinkan menghasilkan kerjasama dalam hal pekerjaan.
  7. 75% Manajer TI percaya bahwa sertifikasi penting untuk kinerja tim.
  8. Perusahaan dapat menggunakan sertifikasi IT untuk investasi, mempertahankan dan mempromosikan karyawan yang menjanjikan.
  9. Sertifikasi IT yang dimiliki karyawan akan meningkatkan keseluruhan kualitas layanan yang ditawarkan kepada pengguna jasa IT.
  10. Teknisi yang bersertifikat melaksanakan tugas secara lebih konsisten, meningkatkan kehandalan IT dan organisasi.
Jenis-jenis sertifikasi
 

  • CCNA (Cisco Certified Network Associate) 
  • CCIE (Cisco Certified Internetwork Expert) 
  • RHCE (Red Hat Certified Engineer) 
  • MCTS (Microsoft Certified Technology Specialist) 
  • MCITP (Microsoft Certified IT Professional) 
  • PMP (Project Management Professional)

kita sebagai seorang yang berminat dan mungkin akan bekerja di bidang IT tentulah harus selalu update mengenai perkembangan teknologi, kita harus bisa beradaptasi terhadap pesatnya perkembangan teknologi, salah satu cara agar kita bisa beradaptasi adalah selalu belajar dan selalu berusaha menguasai ilmu ilmu baru. selain itu, tentunya kita juga harus mengikuti sertifikasi untuk memvalidasi dari ilmu atau kompetensi yang kita kuasai

nah, mungkin sampai sini materi yang bisa saya jabarkan, jika terdapat kesalahan dalam penulisan maupun argumen saya selaku penulis mohon maaf, sampai jumpa di blog selanjutya
 
Terimakasih.
 

Rate This Article

Terimakasih sudah membaca: Sertifikasi IT

Getting Info...

Tentang Penulis

Saya Muhammad Fajrul Falah, dengan NIM 242410103052. Saya orang asli Temanggung, Jawa Tengah yang sekarang sedang menempuh pendidikan S1 Informatika di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Jember.

Posting Komentar

Cookie Consent
Kami menyajikan cookie di situs ini untuk menganalisis lalu lintas, mengingat preferensi Anda, dan mengoptimalkan pengalaman Anda, jika kurang paham, baca lagi le
Oops!
Sepertinya ada yang salah dengan koneksimu, mohon sambungkan ke internet dan refresh halamn ini
AdBlock Detected!
Saya tahu kamu menggunakan adblock.
Mohon dimatikan saudara, meskipun ini tugas, tapi orang mana yang tidak mau di endors. Jadi bisalah dimatikan adblocknya dan jadikan blog saya masuk daftar putih, kontennya sangat mendidik kok.