Etika Bisnis

 


Halo teman teman semua, selamat datang kembali ke blog saya. Pada blog saya ini saya akan memaparkan tentang materi Etika Bisnis, Sebenarnya apa itu etika bisnis dan seberapa penting etika bisnis ini, mari kita mulai pembahasannya.
 
Etika Bisnis sangatlah penting untuk kita pelajari, dengan adanya etika bisnis tentunya bisnis atau usaha yang kita punya akan lebih berkembang dan dikenal oleh banyak orang. ada sebuah contoh 2 buah studi kasus dari saya tentang suatu bisnis yang menerapkan dan tidak menerapkan etika bisnis. Studi kasus 1, seorang bernama Andi memiliki sebuah bisnis nasi goreng, dia selalu mematok harga nasi goreng nya dengan harga Rp. 10.000, sudah 2 tahun dia membuka usaha bisnis nya dan cita rasa serta porsi dari nasi goreng nya masih tetap sama hingga sekarang. Studi kasus 2, seorang bernama Budi memiliki sebuah bisnis yang sama dengan Andi yaitu nasi goreng,  pada awal berdiri dia mematok harga Rp. 10.000 dan setelah 2 tahun berjalan Budi menaikkan harga menjadi Rp 15.000 ditambah lagi dia mengurangi porsi dari nasi goreng nya dengan alasan kurang nya untung. Nah, dari kedua studi kasus tersebut kita sebagai pelanggan tentunya lebih memilih penjual pada studi kasus 1 daripada studi kasus ke 2. Salah satu alasan kenapa kita lebih memilih penjual 1 mungkin karena harga tetap murah dan cita rasa masih sama. Tapi, tanpa kita sadari terdapat perbedaan antara penjual 1 dan penjual 2 terkait dengan penerapan etika bisnis. Penjual 1 sangat menjunjung tinggi etika bisnis sedangkan penjual 2 lebih mengedepankan keuntungan daripada etika bisnis. 

Dari kedua studi kasus tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan etika dalam berbisnis itu sangatlah penting karena memiliki dampak yang signifikan dalam bisnis kita. jika kita lihat kembali ke penjual 1 tentunya dengan menerapkan etika bisnis, bisnis nasi goreng yang ia punya akan ramai dan mendapat kesan positif dan kepercayaan dari pelanggan pelanggan nya. sebelum lebih lanjut membahas studi kasus yang lain kita akan coba membahas lebih dalam terkait dengan materi etika bisnis.
 
DEFINISI DAN PRINSIP ETIKA BISNIS 

Etika bisnis merujuk pada standar perilaku yang diterima secara umum dalam dunia usaha. Prinsip prinsip etika bisnis meliputi kejujuran, keadilan, integritas, tanggung jawab, dan hormat terhadap orang lain.
 
Kejujuran            : Menghindari penipuan, manipulasi, dan ketidakjujuran dalam transaksi dan komunikasi. 
Integritas             : Menunjukkan konsistensi antara ucapan dan tindakan, serta memegang teguh nilai nilai pancasila.
Keadilan              : Memperlakukan semua pihak dengan adil dan setara tanpa adanya diskriminasi. 
Tanggung jawab : Menanggung konsekuensi atas tindakan dan keputusan, serta bertanggung jawab terhadap stakeholders.
 
PENTINGNYA ETIKA BISNIS DALAM DUNIA USAHA

Etika bisnis membangun kepercayaan dan reputasi baik bagi perusahaan. kepercayaan dari pelanggan, mitra, dan investor sangat penting untuk jangka panjang perusahaan. 

jika suatu usaha atau bisnis menerapkan etika bisnis maka ia akan mendapat manfaat berupa :
1. Kepercayaan konsumen, mitra, investor
2. Reputasi bisnis tersebut akan menjadi baik 
3. Bisnis tersebut bisa bersaing secara kompetitif
4. Bisnis tersebut akan berjalan secara bekelanjutan dan berkembang 

TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN (CORPORATE SOSIAL RESPONSIBILITY)
 
Merupakan sebuah komitmen perusahaan untuk beroperasi secara etis dan bertanggung jawab terhadap stake holders serta lingkungan. Terhadap Lingkungan dapat dilakukan dengan cara menerapkan praktik bisnis yang ramah lingkungan dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Terhadap Sosial dengan cara memperhatikan kesejahteraan karyawan, masyarakat sekitar dan konsumen. Terhadap Ekonomi dengan cara menjalankan bisnis secara etis dan transparan, serta menciptakan nilai tambah bagi stakeholders.
 
KEPEMIMPINAN ETIS DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN 
 
Kepemimpinan etis berperan penting dalam membangun budaya organisasi yang berlandaskan nilai nilai etika. Pemimpin etis memberikan contoh yang baik agar anggotanya juga memiliki sikap etis.

Dalam suatu permasalahan pasti ada suatu keputusan yang diambil untuk menyelesaikan masalah tersebut. Dalam pengambilan keputusan tersebut terdapat beberapa tahapan sebelum keputusan final ditetapkan yang meliputi :

1. Identifikasi Masalah
    kenali masalah etika yang dihadapi dan analisis apa dampaknya bagi stakeholders
2. Kumpulkan Informasi 
    Kumpulkan Informasi yang relevan untuk memahami konteks masalah.
3. Tetapkan opsi 
    tentukan beberapa opsi yang mungkin diambil sebagai solusi atas permasalahan 
4. Evaluasi opsi 
    Setelah opsi ditentukan, evaluasi opsi tersebut, analisis konsekuensi dari opsi tersebut.
5. Buat Keputusan
    Ambil keputusan yang memiliki risiko rendah dan dapat dipertanggung jawabkan. 
 
ETIKA BISNIS DALAM PERSAINGAN USAHA
 
Persaingan bisnis yang sehat didasarkan pada etika dan persaingan yang adil. perusahaan harus bersaing secara etis, dengan menghormati hak dan kepentingan stakeholders.

Etika bisnis dalam persaingan usaha ini antara lain :
1. Persaingan Adil 
    berkompetisi secara sehat, tanpa menggunakan taktik curang atau manipulasi.
2. Kejujuran 
    Menghindari penipuan, kecurangan, dan penggelapan informasi.
3. Hormat 
    menghormati hak dan kepentingan pesaing serta menjaga hubungan yang profesional.
4. transparansi
    Bersikap transparan dalam aktivitas bisnis dan komunikasi.
 
CONTOH DARI ETIKA BISNIS
 
1. Mengingat nama, dengan mengingat nama akan membuat orang lain merasa dihargai.
2. Membuat sikap tubuh yang baik, seperti melakukan kontak mata saat berbicara, tersenyum, dll
3. Mengucapkan maaf, tolong, dan terima kasih sebagai bentuk apresiasi serta rasa hormat kepada orang lain.
4. Menggunakan bahasa dan intonasi yang baik saat berbicara dengan orang lain.
 
ETIKA BISNIS DAN BUDAYA ORGANISASI
 
Dalam mewujudkan suatu organisasi yang beretika tentunya sebagai pemimpin, kita harus membuat suatu budaya positif dalam organisasi yang kita pimpin. selain itu untuk menumbuhkan budaya positif yang mendukung perwujudan suatu organisasi yang etis dapat dilakukan beberapa cara berikut :
1. Membuat kode etik, terkait dengan batasan batasan dalam organisasi yang logis dan mudah dipahami.
2. Diperlukan pelatihan etika untuk menumbuhkan kesadaran dalam beretika terkhususnya etika dalam berbisnis
3. Membuat reward dan sanksi bagi karyawan terkait dengan perilaku etis dari karyawan, selain itu juga mengadakan suatu sistem pelaporan untuk melaporkan pelanggaran etika yang terjadi di perusahaan.
 

 
IMPLEMENTASI ETIKA BISNIS : TANTANGAN DAN SOLUSI 
 
Implementasi etika bisnis menghadapi berbagai tantangan, seperti tekanan persaingan, budaya organisasi yang lemah, dan kurangnya kesadaran mengenai etika. hal ini harus dapat diatasi dengan suatu solusi yang tepat, ada beberapa cara untuk mencari solusi yang tepat untuk menyelasaikan tantangan tantangan tersebut yang meliputi :

1. Identifikasi tantangan 
    kenali tantangan etika yang dihadapi oleh perusahaan 
2. Cari Solusi 
    Kembangkan solusi efektif dari hasil identifikasi tantangan tersebut
3. Kepemimpinan Etis 
    Peran pemimpin dalam mendorong perilaku etis dalam sebuah organisasi.
 
 
ANALISIS STUDI KASUS KEBOCORAN DATA MY PERTAMINA PADA TAHUN 2022

Isu yang saya angkat adalah mengenai dugaan kebocoran data dari data aplikasi My Pertamina pada tahun 2022. Pada waktu itu sempat beredar unggahan di media sosial bahwa Bjorka (nama dari seorang hacker) membocorkan 44 juta data My pertamina. Data yang dibocorkan meliputi nama, email, NIK, NPWP, nomor telepon, alamat, jenis kelamin, dan penghasilan.

Dugaan tersebut direspon pertamina dengan serius. Pertamina bersama dengan telkom melakukan investigasi bersama untuk memastikan keamanan data informasi dari aplikasi My Pertamina. Selain itu, pertamina juga mengecek melalui divisi cyber security nya dan menunggu validasi lebih lanjut.

Dari bocornya data my pertamina ini tentunya konsumen sangat dirugikan karena data diri mereka yang seharusnya adalah data privasi yang tidak boleh disebarluaskan, kini tersebar luaskan. Selain itu, apabila data tersebut digunakan untuk hal yang buruk tentunya akan lebih merugikan dari konsumen sendiri. Selain itu, bukan hanya konsumen saja yang terkena dampak dari bocor nya data ini, pemangku jabatan dan karyawan pertamina (internal dari pertamina) juga terkena imbas nya, bisa jadi nanti internal pertamina memiliki tugas lebih dalam mengembalikan citra dari pertamina yang rusak akibat dari peristiwa ini.

Isu yang saya akan terkait kebocoran data ini menurut saya terjadi karena kelalaian dari pihak pertamina sendiri khususnya divisi yang memiliki tugas dalam menjaga keamanan data. Kelalaian tersebut termasuk dalam pelanggaran dari prinsip etika itu sendiri lebih spesifiknya dalam hal tanggung jawab. Pertamina seharusnya bertanggung jawab terhadap data dari user, karena user telah mempercayakan data pribadi nya kepada mereka. Setelah peristiwa kebocoran ini terjadi tentunya yang paling di rugikan sendiri adalah user sebagai pemilik data dan juga perusahaan pertamina sebagai pemilik dari aplikasi My Pertamina itu sendiri yang mungkin bisa kehilangan kepercayaan dari user.

Untuk prinsip etika bisnis yang relevan dalam kasus ini adalah prinsip tanggung jawab. Dalam kasus ini tanggung jawab tersebut mengarah ke bagaimana seharusnya data itu dijaga dengan baik dan tidak terjadi kebocoran atau pun hal lainnya yang mengancam keamanan data dari user.

Pertamina memang telah melanggar dari prinsip tanggung jawab dalam konteks diatas, namun pertamina disini tidak tinggal diam, pertamina disini mencoba untuk bertanggungjawab terhadap permasalahan yang timbul dari kelalaian mereka. Mereka bertanggungjawab dalam menginvestigasi kebenaran dari bocornya data pengguna dan juga memastikan bahwasannya tidak akan terjadi isu kebocoran data lagi untuk kedepannya dalam aplikasi My Pertamina.

Apabila isu dari kebocoran ini tervalidasi dan benar benar terjadi dalam aplikasi My Pertamina. tentunya user akan ragu untuk menginstal aplikasi My Pertamina dan menggunakannya dalam bertransaksi, user akan lebih memilih bertransaksi secara konvensional tanpa melalui aplikasi My Pertamina yang memiliki kerentanan dalam hal kemanan data.  Apabila kedepannya isu kebocoran data ini terulang kembali dalam aplikasi My Pertamina, sebagai User tentunya akan sepenuhnya kehilangan kepercayaan terhadap aplikasi My Pertamina sehingga kemungkinan besar My Pertamina tidak akan efektif lagi dan tidak akan mendatangkan profit bagi pertamina, hal tersebut mengakibatkan transaksi pembelian BBM kembali dilakukan secara konvensional sepenuhnya.

Tindakan yang diambil pertamina memang sudah tepat yang mana mereka menginvestigasi kembali terkait dengan kebocoran data tersebut dan memastikan bahwa kedepannya tidak akan ada kebocoran data lagi pada aplikasi My Pertamina. Akan tetapi, hal tersebut tidak akan bisa mengembalikan kembali data user yang diduga bocor tersebut dan tentunya user akan tetap memiliki rasa kewaspadaan yang lebih terkait segala hal yang menyangkut data pribadi dari user di aplikasi My Pertamina.

Rekomendasi terkait pencegahan terulangnya masalah kebocoran data dari aplikasi My Pertamina sendiri bisa dimulai melalui penyaringan sumberdaya manusia yang kompeten untuk menjaga kemanan data privasi yang hal ini masuk ke dalam ranah dari Cyber Security, setelah sumberdaya terpenuhi dan mumpuni tentunya setiap orang yang terlibat harus dibekali dengan pelatihan mengenai etika profesi, dan profesionalitas kerja. selain itu juga diperlukan suatu pelatihan yang dapat meningkatkan skill dari pihak yang bertanggung jawab terkait dengan keamanan data pengguna ini.

Selain dari apa yang telah saya sebutkan diatas tentunya dari pihak pertamina harus memiliki persiapan terkait dengan ancaman yang akan datang di masa depan. Maka dari itu, selain sumberdaya mumpuni dan pelatihan yang harus dilakukan, tentunya pertamina disini harus lebih menganalisis ancaman yang mungkin terjadi untuk kedepannya khususnya terkait permasalahan tentang keamanan data di aplikasi My Pertamina ini agar nantinya pertamina memiliki persiapan yang matang untuk mencegah hal hal buruk yang bisa jadi datang.

Mungkin cukup sekian pembahasan tentang materi etika bisnis, terimakasih telah berkunjung dan membaca blog saya, semoga apa yang saya bagikan dapat bermanfaat, jangan lupa kunjungi postingan saya yang lainnya, Sampai jumpa dan terimaksih.

 

Rate This Article

Terimakasih sudah membaca: Etika Bisnis

Getting Info...

Tentang Penulis

Saya Muhammad Fajrul Falah, dengan NIM 242410103052. Saya orang asli Temanggung, Jawa Tengah yang sekarang sedang menempuh pendidikan S1 Informatika di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Jember.

Posting Komentar

Cookie Consent
Kami menyajikan cookie di situs ini untuk menganalisis lalu lintas, mengingat preferensi Anda, dan mengoptimalkan pengalaman Anda, jika kurang paham, baca lagi le
Oops!
Sepertinya ada yang salah dengan koneksimu, mohon sambungkan ke internet dan refresh halamn ini
AdBlock Detected!
Saya tahu kamu menggunakan adblock.
Mohon dimatikan saudara, meskipun ini tugas, tapi orang mana yang tidak mau di endors. Jadi bisalah dimatikan adblocknya dan jadikan blog saya masuk daftar putih, kontennya sangat mendidik kok.